Kembali ke Blog
DevOps01 Januari 20262 Menit Baca

Menginstal N8N di Windows Menggunakan Docker

Menginstal N8N di Windows Menggunakan Docker

n8n adalah platform workflow automation open source yang memungkinkan kamu menghubungkan berbagai aplikasi tanpa harus menulis kode yang rumit. Dengan n8n, kamu bisa mengintegrasikan Telegram, Google Sheets, Email, Database, hingga API eksternal hanya dengan sistem drag-and-drop node.

Pada artikel ini, kita akan membahas cara menginstal n8n di Windows menggunakan Docker. Metode ini sangat direkomendasikan karena lebih cepat, praktis, dan tidak mengubah konfigurasi sistem utama.

Langkah-langkah Instalasi n8n di Windows (Docker)

Install Docker Desktop

Unduh dan install Docker Desktop melalui website resminya. Setelah selesai, buka Docker dan pastikan statusnya sudah Running.

Download Image n8n

Buka Command Prompt atau PowerShell, lalu jalankan perintah berikut:

docker pull docker.n8n.io/n8nio/n8n

Perintah ini akan mengunduh image resmi n8n dari Docker Registry.

Buat Volume untuk Menyimpan Data

Agar data workflow tidak hilang ketika container dihentikan atau dihapus, kita perlu membuat volume:

docker volume create n8ndata

Volume ini akan digunakan untuk menyimpan seluruh konfigurasi dan workflow n8n.

Menjalankan Container n8n

Setelah image dan volume siap, jalankan container n8n dengan perintah berikut:

docker run -d \
  --name n8ndevelopment \
  -p 5678:5678 \
  -v n8ndata:/home/node/.n8n \
  docker.n8n.io/n8nio/n8n

Jika berhasil, container n8n akan berjalan di background.

Mengakses n8n Melalui Browser

Buka browser favorit kamu, lalu akses alamat berikut:

http://localhost:5678
setup-n8n-account-on-instalation

Pada akses pertama, kamu akan diminta untuk membuat akun dengan email dan password. Akun ini digunakan untuk masuk ke dashboard n8n.

dashboard-n8n-workflow

Setelah login, kamu sudah bisa langsung mulai membuat workflow automation sesuai kebutuhanmu.

Penutup

Dengan langkah-langkah di atas, sekarang kamu sudah berhasil menjalankan n8n di Windows menggunakan Docker.

Selanjutnya, kamu bisa mulai membangun berbagai automation — mulai dari yang sederhana sampai workflow yang kompleks.


Referensi

Berikut ini adalah beberapa dokumen resmi dan sumber yang berguna jika kamu ingin mempelajari lebih lanjut: